Other Information Background Home

Psychology Article

Stres Terus Menerus dapat Menyebabkan Kanker?

Stres Terus Menerus dapat Menyebabkan Kanker?


Ada anggapan di masyarakat bahwa stres yang dialami seorang individu secara terus menerus dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker. Ini sekedar mitos atau fakta ya?

Stres secara terus menerus memang dapat menyebabkan terganggunya fungsi fisiologis tubuh sehingga lebih rentan terkena penyakit. Kondisi ini disebut sebagai psikosomatis atau penyakit yang dipengaruhi oleh faktor psikologis (berupa pikiran, stres, atau tekanan mental).

Namun, apakah stres secara terus menerus dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker?

Jawabannya tidak. Sel kanker yang terbentuk akibat stres secara terus menerus yang dialami seorang individu boleh jadi dapat disebabkan karena adanya perubahan pola gaya hidup seseorang saat mereka mengalami stres dalam waktu yang lama. Misalnya individu yang sedang mengalami stres mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, merokok dan atau terpapar asap tembakau dalam waktu yang lama, tidak merawat dan menjaga kesehatan kulit, dan mengonsumsi makanan-makanan yang tidak sehat. Contoh-contoh tersebut yang kemudian dapat menyebabkan melemahnya imunitas tubuh dan munculnya sel-sel kanker.

Perlu bantuan?
Jika kamu atau orang-orang terdekatmu perlu bantuan professional dalam mengatasi stress, depresi, dan gangguan psikologis atau masalah hidup silahkan hubungi Customer Service KLEE melalui Whatsapp 0812-1037-6125
Psychology Article Stres Terus Menerus dapat Menyebabkan Kanker?

Latest Psychology Article

Stres Terus Menerus dapat Menyebabkan KankerStres Terus Menerus dapat Menyebabkan Kanker?
Ada anggapan di masyarakat bahwa stres yang dialami seorang individu secara terus menerus dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker. Ini sekedar mitos atau fakta ya?
BENTUK-BENTUK KEKERASAN DALAM PACARAN
Kekerasan dalam pacaran dapat diartikan sebagai upaya seseorang untuk menunjukkan dominasi dan serta untuk mengontrol pasangannya. Kekerasan dalam pacaran umumnya digambarkan dalam bentuk kekerasan fisik. Namun KLEEzen, kekerasan dalam pacaran yang mungkin terjadi beragam macam bentuknya. Apa sajakah itu?
Sulit Mengendalikan Emosi, Pikiran, dan Perilaku? Jangan-jangan ...
Borderline personality disorder adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan adanya suasani hati, pikiran, emosi, dan perilaku yang tidak menentu dan cenderung impulsif. Gangguan ini umumnya terjadi pada masa remaja akhir atau dewasa awal